4 Kiat Menurunkan Berat Badan Tanpa Menghitung Asupan Makronutrien

4 Kiat Menurunkan Berat Badan Tanpa Menghitung Asupan Makronutrien
Image credit : duniafitnes.com

ProgramFitnes.com – Anda mungkin sudah membaca di internet tentang manfaat menghitung asupan maupun mengukur porsi makanan anda. Bagi sebagian orang yang telaten, cara ini cukup ampuh untuk membuat perbedaan pada berat badan mereka.

Tapi, anda mungkin tipe orang yang kurang menyukai cara semacam ini. Tenang, anda tetap bisa memperoleh berat badan ideal tanpa perlu melakukan perhitungan ini itu yang terlalu rumit.

Bila menurunkan berat badan menjadi prioritas utama anda, maka diperlukan pendekatan yang memungkinkan anda untuk:

  • mengontrol rasa lapar,
  • memangkas kalori tambahan yang tersembunyi, dan
  • makan lebih banyak atau sedikir seperti orang yang menghitung asupan makronutrien mereka, hanya saja tanpa perlu menimbang makanan anda.

Bersama dengan latihan berkualitas tinggi, empat strategi ini dijamin bisa membuat anda sukses menurunkan berat badan tanpa perlu menghitung makro.

1. Konsumsi Lebih Banyak Air Putih

Image credit: www.mtlblog.com
Image credit: www.mtlblog.com

Air adalah teman sejati bagi mereka yang sedang berdiet. Anda mungkin sudah mengetahui bahwa perut kita mengukur kenyang berdasarkan volume makanan yang masuk, bukan jumlah kalori. Maka dari itu, air bisa membantu anda menjaga porsi makan dan membuat anda lebih kenyang.

Untuk itu, konsumsi segelas air 10-15 menit sebelum makan, sehingga anda bisa mengurangi asupan kalori. Selain itu, bila anda merasakan lapar, jangan buru-buru menyambar cemilan, sebab mungkin anda sebenarnya cuma haus. Bila segelas air berhasil mengusir rasa lapar anda, tak perlu ngemil lagi, ‘kan?

Minumlah setidaknya 2-3 liter air putih setiap hari. Tambahkan bila perlu, terutama jika anda sedang latihan.

2. Berhentilah Mengkonsumsi Minuman Manis

Image credit: blog.weddingsnap.com
Image credit: blog.weddingsnap.com

Bila anda serius untuk menurunkan berat badan, berarti ini saatnya untuk mengenyahkan minuman manis seperti soda, teh manis, maupun krimer. Sebab, minuman seperti ini bisa menyelundupkan kalori dalam jumlah besar tanpa anda sadari.

Tapi, air putih saja mungkin terasa membosankan. Nah, biar anda tidak merasa jenuh mengkonsumsi air putih, lakukan beberapa tips berikut ini.

  • Tambahkan satu scoop BCAA ke dalam botol air minum anda.
  • Buat sendiri infused-water menggunakan buah-buahan kesukaan anda dengan cara merendamnya di dalam pitcher selama semalaman.
  • Masukkan sekantung teh herbal ke dalam cangkir anda.

Tentunya, saran di atas tak boleh dilakukan berlebihan, sebab tetap saja anda memasukkan sedikit kalori ke dalamnya.

3. Manfaatkan Tangan Anda untuk Mengukur Porsi

Image credit: evoke.ie
Image credit: evoke.ie

Tak perlu membawa timbangan makanan ke mana-mana, sebab anda bisa memanfaatkan tangan anda untuk melakukan pengukuran yang sederhana demi mendapatkan porsi makanan yang pas.

Satu Telapak Tangan Penuh Protein

Setidaknya, ambil satu telapak tangan penuh protein setiap kali makan. Pastikan juga protein yang anda konsumsi bebas lemak dan lengkap (mengandung hewani maupun nabati) sehingga anda mendapatkan asam amino esensial yang cukup untuk pembentukan otot.

Sekepalan Karbohidrat

Gunakan ukuran kepalan anda untuk mengukur jumlah karbohidrat tinggi serat yang anda konsumsi pada setiap hidangan utama, terutama sebelum dan sesudah latihan. Sementara, untuk hidangan yang jauh dari jadwal latihan, dapatkan karbohidrat dari sekepalan sayuran.

Dua Kepalan Sayuran

Konsumsi sayuran setidaknya seukuran 1-2 kepalan tangan anda setiap kali makan. Masih lapar? Sekepalan sayuran tambahan cocok menjadi alternatif cemilan anda.

Dua Jempol Lemak

Untuk lemak cair seperti minyak dan mentega, cukup ambil porsi sebanyak dua jempol tangan anda 3-4 kali sehari, terutama ketika anda sedang tidak berlatih. Sementara, untuk lemak solid seperti kacang dan biji-bijian, hitung berdasarkan jumlah sajian. Misalnya, per satu sajian almond kira-kira terdiri dari 24 kacang.

4. Pilih Makanan Padat Nutrisi Dibandingkan Padat Kalori.

Image credit: alextcooks.com
Image credit: alextcooks.com

Dengan memilih makanan padat nutrisi, anda bisa memangkas asupan kalori anda jauh lebih banyak. Sebagai contoh, pasta mengandung 200 kalori per sajian standar, sementara spaghetti squash hanya 31 kalori. Bila anda memilih spaghetti squash sebagai ganti pasta lima kali seminggu, anda sudah memangkas 845 kalori!

Ada beberapa cara untuk mengganti makanan anda ke makanan yang padat nutrisi, misalnya:

  • Kembang kol sebagai ganti kentang.
  • Greek yogurt bisa menggantikan mayones.
  • Tepung almond sebagai pengganti tepung gandum.
  • Putih telur sebagai ganti telur utuh
  • Sayuran goreng sebagai ganti kentang goreng.

Makanan padat nutrisi tak hanya mengandung vitamin dan mineral penting, mereka juga umumnya kaya akan serat yang dapat membantu anda merasa kenyang.

Berbekal kiat-kiat di atas, kini anda tak perlu repot lagi menghitung asupan makro anda. Selamat mencoba!