5 Kiat Melakukan Latihan Kardio Dengan Tepat

5 Kiat Melakukan Latihan Kardio Dengan Tepat
Image credit : greatist.com

ProgramFitnes.com – Latihan kardio atau aerobik perlu dimasukkan ke dalam program latihan anda karena ia menggunakan lemak sebagai bahan bakar utamanya. Tentunya, aktivitas aerobik ini mampu membantu anda membakar lemak tubuh yang membandel sehingga anda bisa memiliki bentuk tubuh yang anda idam-idamkan.

Sebelumnya, kita telah membahas tentang berbagai macam metode kardio serta seberapa efektif mereka membakar lemak. Nah, agar informasi anda tentang latihan kardio semakin lengkap, kali ini kami bagikan sejumlah kiat dalam melakukan latihan kardio secara tepat.

1. Mulailah Secara Bertahap

Image credit: madbody.com
Image credit: madbody.com

Serupa halnya dengan bentuk latihan lainnya, latihan aerobik atau kardio harus dilakukan secara perlahan selama berada pada tahap awal latihan, terutama bagi yang memiliki kelebihan berat maupun tak biasa berlatih sebelumnya. Berjalan kaki bisa menjadi aktivitas yang pas untuk pemula karena berjalan tidak terlalu menuntut fisik anda dan juga memiliki impact yang relatif kecil.

Melakukan latihan yang terlalu berat pada waktu yang terlalu awal bisa menimbulkan cidera atau kelelahan. Penting pula untuk memulai latihan secara bertahap di awal, terutama bila anda melakukan latihan dengan intensitas yang lebih tinggi. Ini bertujuan untuk memberi pemanasan yang cukup pada otot dan sendi agar mereka lebih siap bekerja keras.

2. Berlatihlah di Dalam Rentang Target Denyut Jantung

Image credit; www.stethnews.com
Image credit: www.stethnews.com

Meski konsep zona pembakaran lemak diragukan kebenarannya, tetap penting untuk berada di dalam rentangan target denyut jantung untuk memastikan tubuh bekerja dengan kapasitas penuh.

Tentukan dulu denyut jantung maksimum anda (max heart rate/MHR) dengan mengurangi angka 220 dengan usia anda. Selanjutnya, barulah anda menghitung batas bawah (55% MHR) dan batas atas (80% MHR) denyut jantung optimal anda. Dari situ, anda dapat menyesuaikan intensitas sesi latihan kardio.

Cobalah untuk berlatih di sekitar batas atas untuk mendapatkan manfaat yang lebih banyak. Berlatih di bawah rentang target denyut jantung hanya menimbulkan manfaat yang sangat kecil, sementara berlatih melampauinya bisa membuat anda cidera.

3. Jangan Memaksakan Diri

Image credit: asweatlife.com
Image credit: asweatlife.com

Kardio haruslah selalu dilakukan dengan aman. Melakukannya terlalu banyak justru bisa menimbulkan efek yang sebaliknya dari yang hendak anda capai. Pembakaran lemak dan manfaat kesehatan lainnya tetap akan anda dapatkan selama sesinya tidak lebih dari 45 menit sampai 1 jam.

Berlatih terlalu lama bisa menimbulkan cidera serta memecah otot, yang mana dapat membuat metabolisme anda justru menurun dan menghalangi pembakaran lemak. Di dalam hubungannya dengan program latihan beban, pastikan latihan kardio anda selalu dimonitor dengan hati-hati agar tak terjadi overtraining.

4. Lakukan Secukupnya Untuk Mendapatkan Hasil yang Diharapkan

Lakukan Secukupnya Untuk Mendapatkan Hasil yang Diharapkan
Image credit : www.muscleandfitness.com

Untuk memaksimalkan hasil dari program latihan aerobik, anda perlu mengatur intensitas, waktu, dan frekuensinya. Variabel ini bisa berubah-ubah, tergantung dari tingkat kebugaran dan tujuan latihan anda.

Untuk program aerobik bagi mereka dengan tingkat kebugaran moderat, intensitasnya sebaiknya berada antara 70-85% MHR, durasinya sekitar 45-60 menit, dan frekuensinya empat kali seminggu.

5. Minum Cukup Air Sebelum, Selama, dan Setelah Latihan

Image credit: resveralife.com
Image credit: resveralife.com

Latihan aerobik bisa membuat anda kehilangan cairan cukup banyak melalui keringat dan panas tubuh. Makanya, sangat penting untuk minum cukup air sebelum, selama (tergantung durasinya), dan setelah latihan. Melakukan latihan aerobik tanpa asupan air yang cukup bisa membuat anda dehidrasi dan berkurangnya performa.

Nah, itulah 5 kiat untuk melakukan latihan kardio atau aerobik dengan tepat. Semoga bermanfaat.