6 Alasan Pria Perlu Mencoba Yoga

ProgramFitnes.com – Juara ajang binaraga bergengsi Mr. Olympia pada tahun 2006, Jay Cutler, pernah membagikan rahasia yang ia sertakan ke dalam latihannya: yoga! Ia mengungkapkan bahwa peningkatan fleksibilitas membantunya berlatih lebih efisien dan menghindari cidera.

Sekarang ini, kita dengan mudahnya menemukan kelas-kelas yoga di gym. Tapi, banyak orang—khususnya kaum pria—yang masih bingung dengan olahraga ini. Simak dulu sejumlah alasan berikut, dan Anda pasti jadi tak ragu untuk menjajal yoga!

jual suplemen fitnes

Sebelumnya, Anda cukup menyiapkan sebuah matras, pakaian yang nyaman, pikiran yang terbuka dan rendah hati, serta guru yang baik. Mari mulai beryoga!

1. Membantu Meningkatkan Rentang Gerak

Rentang gerak sedikit berbeda dengan fleksibilitas atau kelenturan. Banyak orang yang paham bahwa mereka memiliki kelompok otot yang ketat atau kencang, umumnya hamstring, gluteus, pec, dan bahu.

Tapi, banyak yang tidak tahu bahwa hal ini menciptakan keterbatasan untuk bergerak dengan rentang gerak penuh. Semakin sering Anda melatih otot dengan rentang gerak yang terbatas, semakin terbatas pula kemampuan Anda sebagai seorang lifter—dan sebagai manusia secara fungsional.

Sebagai contoh, sendi bahu yang kaku membuat Anda tidak dapat melakukan gerakan press secara penuh, sehingga pembentukan massa otot dada pun tidak maksimal. Dengan meningkatnya rentang gerak, Anda bisa memperagakan gerakan pressing yang lebih baik.

Kelas yoga yang dirancang dengan baik pada hakikatnya mampu membuka daerah-daerah bermasalah seperti ini. Dan siapapun, di manapun, bisa mengambil manfaat dari terbukanya sendi-sendi yang kaku ini.

Image credit: bodybuilding.com
Image credit: bodybuilding.com

2. Yoga Memperbaiki Pernapasan

Anda mungkin mengira Anda bernapas dengan baik. Tapi, Anda bakal kesulitan ketiga yoga meminta Anda untuk fokus menarik dan membuang napas, khususnya ketika Anda berusaha menahan pose yang rumit pada bidang gerak yang tak biasa.

Ketika gerakan yoga semakin intens, pernapasan justru makin melambat alih-alih semakin cepat. Hal ini mengajarkan Anda untuk bernapas dengan panjang dan perlahan ketika Anda benar-benar memerlukannya, memperluas kapasitas paru-paru untuk mendapatkan jumlah oksigen yang sama atau lebih banyak lewat tarikan napas yang lebih sedikit.

Hal ini memicu performa yang lebih baik di gym, karena Anda melatih tubuh Anda untuk mengoksidasi lebih efisien. Hal ini penting untuk aktivitas kardio, latihan kekuatan, dan juga pembentukan otot.

3. Yoga Memperkuat Stabilitas

Latihan beban yang biasa Anda lakukan belum tentu membuat otot-otot stabilisator yang berfungsi menjaga dan mempertimbangkan keseimbangan Anda juga kuat. Sementara, yoga memasukkan beragam gerakan unik yang umumnya tidak muncul saat gerakan angkat beban.

Gerakan-gerakan ini memaksa tubuh Anda untuk bekerja dengan cara yang baru dan tak biasa sekaligus memperkuat otot-otot stabilisator yang lebih kecil dan meningkatn kesehatan sendi. Anda tak hanya semakin kuat, tapi juga mengasah titik-titik lemah yang bila dibiarkan bisa berujung pada cidera.

Image credit: reagonforpresident.com
Image credit: reagonforpresident.com

4. Yoga Menyediakan Istirahat Aktif yang Baik

Salah satu tantangan bagi atlet yang berkomitmen adalah mencari tahu apa yang bisa dilakukan pada hari istirahat aktif. Ini adalah hari di mana Anda bisa memasukkan aktivitas fisik, tapi harus menghindari latihan yang tipikal.

Nah, yoga sangat cocok untuk mengisi hari semacam ini. Latihan ini lebih menantang dari yang Anda kira, tapi umumnya tidak menuntut waktu pemulihan yang banyak—meski di awal Anda tetap bisa pegal-pegal.

5. Yoga Membuat Anda Seimbang

Hal ini mengandung banyak arti, tapi kita tidak membicarakan tentang chakra di sini. Pertama, yoga secara nyata memasukan beragam pose yang membantu Anda memperbaiki keseimbangan. Berdiri satu kaki, headstand, handstand, keseimbangan lengan, dan lain-lain.

Kedua, yoga mendorong tubuh Anda untuk bergerak dengan cara tak biasa dengan menghabiskan waktu pada postur yang benar-benar tidak asing lagi. Banyak dari kita yang terus-menerus melakukan tipe gerakan yang sama sehingga tubuh kita tidak lagi mengalami adaptasi yang diperlukan.

Image credit: gymbox.com
Image credit: gymbox.com

6. Yoga Meningkatkan Kesehatan Secara Menyeluruh

Aktivitas fisik memang menyehatkan. Tapi, berlatih terlalu keras secara terus menerus bisa membuat tubuh kelelahan dan kerusakan pada otot, terutama bila tak ada ruang untuk melakukan beragam gerakan dan istirahat yang berkualitas.

Yoga tak hanya membantu Anda merasa lebih baik setelah latihan yang keras, tapi ia juga memberikan beragam manfaat bagi kesehatan. Salah satunya, pernapasan yang lebih efisien membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi stres. Yoga juga terbukti mampu membantu mencegah atau mengurangi masalah yang berhubungan dengan linu pada panggul, carpal tunnel, bahkan rotator cuff.

Tapi, bukan berarti yoga itu “gampang”, lho. Awalnya mungkin terlihat bikin ngantuk dan tidak menarik, tapi ia bisa menyediakan tantangan yang tak terduga. Meski begitu, yoga yang intens tetap bisa terasa lembut bagi tubuh Anda.

Setelah memahami manfaatnya, Anda pasti tak lagi takut atau merasa aneh dengan yoga. Selamat mencoba!

jual suplemen fitnes
BAGIKAN