6 Kesalahan yang Dilakukan Oleh Pemula Saat Latihan

6 Kesalahan yang Dilakukan Oleh Pemula Saat LatihanProgramFitnes.com – Ketika baru memulai latihan angkat beban di gym, anda pasti sangat bersemangat dan bersedia melakukan segala yang bisa anda lakukan untuk membentuk otot anda. Bagai dua sisi koin, ini dapat menjadi hal yang baik, tapi hal yang buruk pun bisa saja terjadi. Karena terlalu bersemangat, anda justru bisa mengalami overtraining dan latihan anda jadi gagal berkembang sesuai harapan.

Nah, agar anda dapat membentuk otot tanpa membuat latihan anda menjadi senjata makan tuan, pastikan anda memahami dan menghindari kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pemula saat latihan berikut ini.

1. Punggung: Melakukan Terlalu Banyak Lat Pulldown Dibanding Pull-Up

jual suplemen fitnes

pullup_back

Untuk membangun kekuatan pada tubuh bagian atas, pada binaraga kawakan memanfaatkan bench press untuk melatih otot dada dan lengan mereka. Sementara, lat pulldown juga efektif untuk membentuk punggung, tapi tetap saja latihan ini tak seefektif pull-up.

Pull-up mengharuskan untuk menggunakan hampir seluruh otot pada tubuh atas anda. Tak cuma itu, gerakan ini juga membutuhkan kekuatan yang penuh. Jadi, sebelum anda terlalu nyaman dengan lat pulldown, segera angkat tubuh anda pada pull-up bar dan cari tahu seberapa kuat anda.

2. Kaki: Terlalu Mengutamakan Latihan Isolasi

Manfaat Squat Untuk Kehidupan Sexual Anda

Latihan isolasi seperti leg extension, leg curl, dan calf raise memang tampak menggoda di mata praktisi pemula. Gerakan-gerakan ini sangat mudah dipelajari dan cukup membuat otot terasa terbakar saat melakukannya.

Sayangnya, gerakan-gerakan ini hanya merekrut sedikit otot dan tidak dapat membantu anda membangun fondasi kekuatan yang solid. Terlebih lagi, gerakan ini juga hanya memicu produksi growth hormone dan testosteron yang minim.

Nah, untuk membangun fondasi kekuatan otot, anda harus lebih banyak melakukan squat. Gerakan squat sangat penting bagi peningkatan kualitas fisik anda, terlepas dari variasinya, apakah barbell squat, goblet squat, maupun pistol squat. Gerakan ini memanfaatkan lebih banyak otot dan memicu produksi hormon lebih banyak pula. Jadi, pastikan anda memasukkan squat sebelum melakukan latihan isolasi.

3. Dada: Jarang Melakukan Push-Up

push-up

Gerakan push-up memang tampak sepele, kita terbiasa melakukannya sejak kecil. Tapi, bila dilakukan dengan benar disertai variasi yang rasional, misalnya dengan kaki lebih tinggi atau tambahan beban di punggung, push-up justru dapat membantu anda membangun otot dengan optimal.

Anda boleh saja menyukai bench press, pec fly, atau dip. Tapi, jangan sampai lupa bahwa push-up adalah landasan bagi latihan dada. Jadi, latihlah dada anda dengan lewat gerakan ini dengan tambahan beban dan saksikan otot dada anda berkembang.

4. Bahu: Melakukan Lebih Banyak Dumbbell dan Cable Raise

OverheadPressHigh

Gerakan overhead press memang cukup sulit. Tak mudah untuk mengangkat dan menahan beban di atas kepala. Tak cuma bahu saja, yang terbebani, tapi juga otot core dan kaki anda. Tapi, prinsip merekrut lebih banyak otot untuk meningkatkan sintesa protein dan produksi hormon berlaku pula di sini.

Oleh karena itu, tambahkan gerakan seperti dumbbell lateral raises, front raises, dan rear delt fly hanya bila diperlukan. Lakukanlah gerakan overhead press dengan barbell, dumbbell, atau kettlebell sebagai yang utama.

5. Trapezius: Terlalu Berfokus Pada Gerakan Shrug

Cable Upright Row_2_1

Jangan keliru. Variasi gerakan shrug memang bermanfaat untuk membentuk otot trapezius. Tapi, shrug hanya memiliki satu pola gerakan. Padahal, otot traps lebih kompleks dan membutuhkan variasi gerakan untuk melatih trapezius bagian bawah, tengah, dan atas. Untuk itu, fokuslah pada gerakan seperti face pull, high pull, deadlift, dan dumbbell row untuk melatih tiap bagian otot trap.

6. Perut: Tidak Melatih Otot Perut Secara Tersendiri

abs_0

Banyak orang yang menghindari latihan crunch dan sit-up karena menganggap otot perut sudah terlatih dengan sendirinya bila anda melakukan angkat beban. Ini keliru. Ini seperti mengatakan anda tidak perlu melatih biseps jika telah melakukan chin-up. Memang, gerakan chin-up juga melatih biseps, tapi tetap saja anda memerlukan gerakan yang lebih mendetil, sama halnya dengan otot perut yang perlu dilatih tersendiri.

Untuk mendapatkan otot perut yang menawan serta core yang kuat, lakukan gerakan seperti ab wheel rollout, hanging leg raise, dan weighted carry.

Itulah beberapa kesalahan yang dilakukan pemula saat latihan. Pastikan anda menghindarinya demi hasil latihan yang maksimal. Selamat berlatih!

jual suplemen fitnes
BAGIKAN