7 “Dosa Besar” Saat Berlatih yang Harus Dihindari

ProgramFitnes.com – Apakah Anda tidak memperoleh hasil yang diharapkan dari latihan yang sudah Anda jalani? Bila jawabannya ‘iya’, maka Anda mungkin melakukan salah satu dari dua kesalahan umum ini: 1) Latihan Anda tidak cukup fokus dan disiplin, atau 2) Latihan Anda membabi buta dan tidak tahu apa yang ingin Anda kejar.

Dalam artikel ini, Program Fitnes telah menggarisbawahi 7 “dosa besar” saat berlatih, beserta bagaimana memperbaikinya. Apakah Anda kerap melakukan kesalahan berikut ini?

Image credit: shredfat.com
Image credit: shredfat.com

Dosa #1: Melewatkan Latihan Ketika Sedang Tidak Mood

Kita sering membiarkan diri terdistraksi dengan hal-hal lain yang akhirnya membuat kita mengabaikan latihan. Meski jadwal latihan sudah di tangan, Anda masih membiarkan mood menguasai keadaan.

Renungkan:

Kapan Anda melewatkan jam tidur Anda di malam hari karena sedang tidak mood? Nah, latihan Anda seharusnya berlangsung otomatis seperti aspek lainnya dalam rutinitas harian Anda. Tidak perlu mempertimbangkan hari ini latihan atau tidak; bila sudah waktunya, berlatihlah.

Dosa #2: Datang ke Gym Tanpa Rencana Jangka Pendek atau Jangka Panjang

Datang ke gym itu sudah setengah jalan, tapi Anda takkan menggapai apa-apa bila tak memiliki rencana hari ini—atau beberapa bulan ke depan. Pertama, tentukan dulu gol spesifik Anda untuk dicapai dalam setahun ke depan.

Selanjutnya, Anda harus memecahnya menjadi beberapa siklus dengan rentang masing-masing delapan bulan. Anda dapat menyesuaikannya sesuai pencapaian Anda selama fase delapan minggu ini. Sangat penting untuk memiliki tujuan jangka panjang (sekitar 6 bulan) dan jangka pendek (sekitar delapan minggu).

Renungkan:

Setelah mempunyai tujuan jangka pendek dan jangka panjang, Anda memerlukan rencana harian. Tentukan rincian latihan Anda sebelum nge-gym. Anda bisa melakukannya sekali untuk beberapa hari ke depan atau tiap pagi sebelum latihan.

Image credit: pixabay.com
Image credit: pixabay.com

Dosa #3: Terobsesi Dengan Kekuatan dan Tak Memvariasikan Latihan Anda

Menjadi lebih kuat berarti Anda perlu memberi tantangan secara berkala dan menstimulasi otot dengan cara yang berbeda; Anda tidak bisa melakukan gerakan yang itu-itu saja dan mengharapkan progres. Hal ini mungkin berhasil untuk beberapa minggu, tapi tidak untuk jangka panjang.

Renungkan:

Setiap protokol latihan strength bergantung kepada pengaturan repetisi, beban, gerakan, dan volume agar Anda dapat meningkatkan kekuatan secara keseluruhan. Temukan protokol untuk membangun kekuatan dari atlit pro atau pelatih strength-training. Pemulihan juga tak kalah penting, lho.

Dosa #4: Membiarkan Latihan yang Buruk Mengacaukan Tujuan Jangka Panjang Anda

Anggap saja Anda mampu melakukan 4 rep dengan beban tertentu pada latihan sebelumnya, dan hari ini Anda mampu melakukan 5 rep. Ternyata, Anda hanya mampu menyelesaikan 3 rep dan hal ini membuat mood Anda memburuk dan Anda memutuskan berhenti latihan hari itu.

Renungkan:

Setiap orang mengalami hari buruknya di gym, di mana performanya tidak sesuai harapan. Tapi, alih-alih berhenti, buatlah beberapa perubahan dalam pola latihan Anda. Jangan ragu memodifikasi latihan dengan mengubah jumlah rep dan beban. Temukan cara agar latihan Anda terasa sukses.

Image credit: www.womenshealthmag.co.uk
Image credit: www.womenshealthmag.co.uk

Dosa #5: Menggunakan Beban yang Tak Cukup Berat

Ini terjadi bila Anda tak membandingkan jumlah set, rep, dan beban dari latihan yang satu dengan yang lainnya. Jika jejak latihan tak diikuti, Anda cenderung memilih beban yang “pas”, tapi tidak menantang. Banyak wanita yang tidak mengangkat beban lebih berat karena takut berotot.

Renungkan:

Buatlah jurnal untuk mencatat latihan Anda: gerakan, set, beban, dan rep. Kaji ulang hal ini sembari menentukan rencana harian Anda. Anda juga bisa mencatat pencapaian Anda, sehingga latihan Anda tidak jalan di tempat.

Dosa #6: Menganaktirikan Program Diet Anda

Ini bisa terjadi ketika Anda berlatih untuk meningkatkan massa otot, menghilangkan lemak, atau keduanya. Bila menganggap diet Anda itu nomor dua, Anda mudah luput dalam mencapai jumlah kalori dan makronutrisi yang diharapkan. Ini membuat Anda sukar mencapai gol Anda secara efektit.

Renungkan:

Lakukan usaha ekstra untuk merencanakan nutrisi Anda dibandingkan latihan. Sebab, Anda bisa makan hingga hingga 6 kali sehari, tapi latihan tak lebih dari dua kali sehari.

Terlebih, nutrisi membutuhkan lebih banyak rencana dan persiapan. Agar Anda memperoleh jumlah nutrisi yang diharapkan, Anda perlu mempersiapkannya hidangan demi hidangan.

Image credit: bodybuilding.com
Image credit: bodybuilding.com

Dosa #7: Mengharapkan Hasil yang Instan

Motivasi adalah media yang penting, tapi mempunyai ekspektasi yang berlebihan bisa membuat Anda berlatih dengan intensitas berlebih di minggu-minggu awal. Setelahnya, tubuh akan kelelahan, dan Anda berhenti merasakan progres. Ini yang membuat Anda berhenti berlatih.

Renungkan: 

Jangan mengharapkan hasil yang instan seperti jumlah kilogram berat badan yang turun atau meningkatnya jumlah rep atau beban. Dasari kesuksesan Anda dengan berada di dalam program yang telah Anda rencanakan dan fokuslah di situ.

Nah, mudah-mudahan Anda tidak lagi mengulangi “dosa-dosa” di atas ya. Selamat berlatih!