7 Kesalahan Latihan yang Patut Dihindari Sejak Muda

7 Kesalahan Latihan yang Patut Dihindari Sejak Muda
Image credit : www.graciemag.com

ProgramFitnes.com – Kita semua pasti belajar dari kesalahan. Begitu pula dengan lifter-lifter ternama, mereka juga tak luput dari kekeliruan saat berlatih, terutama ketika mereka masih muda.

Untungnya, anda yang juga masih muda dan hendak menggeluti latihan beban di gym tak perlu menunggu sampai anda melakukan kesalahan untuk belajar dari sana. Anda tinggal mempelajari kekeliruan-kekeliruan yang dialami mereka dan sudah berpengalaman berikut ini, sehingga anda dapat berlatih lebih baik dari awal.

Kesalahan 1: Pemanasan yang Buruk

Image credit: www.huffingtonpost.com
Image credit: www.huffingtonpost.com

Beberapa orang beranggapan bahwa terlalu banyak pemanasan bisa membuat mereka merasa cepat lelah dan lemah. Makanya, banyak dari mereka yang melakukan pemanasan dengan gerakan latihan inti, misalnya melakukan pemanasan untuk latihan dada dengan bench press.

Hindari beban berlebihan saat pemanasan. Mulailah setiap latihan dengan 7-10 menit pemanasan reguler yang berfokus pada pinggul, bahu, dan mobilitas dada. Lalu, laksanakan pemanasan repetisi rendah dan bertahap menggunakan gerakan pertama dari sesi tersebut.

Hal ini untuk memastikan tubuh anda lebih siap menahan beban yang lebih berat tanpa membahayakan persendian anda yang dapat berpengaruh di kemudian hari.

Kesalahan 2: Berlatih Dengan Beban Terlalu Berat

Image credit: www.muscleandfitness.com
Image credit: www.muscleandfitness.com

Menambah beban adalah salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan ukuran dan kekuatan otot. Tapi, melakukan ini sama saja dengan bermain api, terutama dilihat dari perspektif kesehatan jangka panjang. Sebab, masalah sendi dan cidera bisa mengintai di usia 40-an.

Di usia muda, berlatih beban yang berat memang penting, tapi bukan berarti anda harus melakukannya setiap saat. Berlatihlah secara cerdas dengan merotasi antara latihan intensitas tinggi dengan latihan intensitas rendah volume tinggi. Dengan begitu, anda bisa mengangkat beban sampai tua.

Kesalahan 3: Volume Berlebihan yang Tak Berguna

dumbbell-curl-biceps-promo
Image credit: muscleandfitness.com.tr

Latihan volume tinggi merupakan salah satu cara “aman” untuk berlatih. Tapi, latihan dengan terlalu banyak set dan rep bisa membuat sendi dan tendon kelelahan, terutama bila bentuk gerakan tidak sempurna atau pola gerakan yang sama diulangi terus menerus.

Hasil yang optimal bisa didapatkan dengan melakukan pendekatan periodik, di mana jumlah set diatur sepanjang siklus latihan. Sebagai contoh, bulan pertama anda melakukan 8-10 set per kelompok otot setiap minggu. Bulan kedua menjadi 12-15 set; dan akhirnya di bulan ketiga menjadi 18-20 set.

Kesalahan 4: Kurang Variasi

Image credit: www.muscleandfitness.com
Image credit: www.muscleandfitness.com

Selain beban yang berat dan volume tinggi, ada satu faktor lagi yang mempengaruhi efektivitas latihan, yaitu variasi gerakan. Bila tujuan anda adalah latihan kekuatan, variasi gerakan memang kontraproduktif, karena anda perlu memfokuskan tubuh anda pada beberapa gerakan kunci.

Tapi, pada hipertrofi, variasi gerakan dapat menjadi stimuli penting untuk pembentukan otot karena tubuh dapat beradaptasi relatif cepat pada suatu gerakan, terutama bila level anda sudah lebih tinggi. Untuk itu, anda bisa mengubah gerakan anda secara total setiap bulannya, kecuali anda sedang mendedikasikan latihan untuk meningkatkan kekuatan.

Kesalahan 5: Terlalu Banyak Gerakan “Berbahaya”

Image credit: www.youtube.com
Image credit: www.youtube.com

Pada dasarnya tidak ada gerakan yang “berbahaya” atau “buruk”, yang ada hanyalah gerakan dengan risiko cidera lebih tinggi dan tak cocok bagi tujuan, fleksibilitas, atau kondisi anda.

Sebagai contoh, gerakan press di belakang kepala efektif untuk melatih deltoid medial dan anterior. Tapi, bagi anda yang memiliki mobilitas bahu yang biasa saja, ini adalah pilihan yang buruk. Maka dari itu, pastikan gerakan yang anda lakukan tidak menyakiti tubuh anda.

Kesalahan 6: Kurang Melatih Fleksibilitas

Image credit: www.popsugar.com.au
Image credit: www.popsugar.com.au

Banyak yang melewatkan latihan peregangan untuk menghemat waktu. Padahal, fleksibilitas tubuh sangat penting untuk dijaga, terlebih bila anda terbiasa duduk di belakang meja sepanjang waktu. Secara umum, fleksibilitas dapat meningkatkan performa angkatan anda. Makanya, pastikan anda meluangkan sedikit waktu untuk melakukan peregangan sebelum dan sesudah latihan.

Kesalahan 7: Pemulihan Pascalatihan yang Kurang Efektif

Image credit: www.muscleandfitness.com
Image credit: www.muscleandfitness.com

Anda terbiasa mengisi waktu pemulihan otot anda dengan makanan yang sembarangan dan bermain game sampai subuh? Saatnya anda pelan-pelan mengubah kebiasaan itu untuk mendapatkan masa pemulihan otot yang lebih berkualitas.

Masa pemulihan sangat penting karena serat otot anda sedang diperbaiki dan dibangun. Untuk menunjang hal ini, anda perlu tidur serta gizi yang cukup dan seimbang. Penuhi kebutuhan nutrisi harian anda dan tidur lebih awal agar hasil latihan anda menjadi maksimal.

Jadi, mumpung anda masih muda, jangan sampai melakukan kesalahan-kesalahan di atas agar anda tetap sehat untuk seterusnya. Selamat berlatih!