8 Pertanyaan dan Jawaban Tentang Pola Makan Untuk Menaikkan Massa Otot

ProgramFitnes.com – Banyak yang mengira bahwa latihan beban otomatis menambah massa otot. Padahal, menambah massa otot sembari meningkatkan kekuatan fisik adalah hal yang cukup rumit. Perlu nutrisi, timing, pemulihan, serta lebih banyak latihan.

Untuk menjawab kebingungan Anda soal meningkatkan massa otot, ini dia jawaban dari celebrity trainer Gunnar Peterson atas sejumlah pertanyaan tentang gain mass, dilansir dari muscleandfitness.com.

Haruskah saya mengutamakan diet dibanding latihan? Ataukah sebaliknya?

Image credit: muscleandfitness.com
Image credit: muscleandfitness.com

Mengutamakan salah satu, program diet atau latihan, akan tampak pada hasil akhir Anda. Dengan kata lain, Anda harus melakukan keduanya secara seimbang untuk menuai hasil yang optimal.

“Ketika baik diet atau pola latihan Anda meleset, yang lain harus mengimbanginya,” kata Peterson. “Tapi, latihan Anda tidak dapat menutupi pola diet yang buruk, begitu juga sebaliknya. Keduanya harus seimbang, seperti Yin dan Yang.”

Apakah menaikkan massa yang “buruk” itu benar ada?

Obesity-Man-Wondering-What-to-Eat

Nutrisi yang baik akan membuat Anda berenergi dan memupuk otot. Sementara, nutrisi yang kurang layak, seperti makanan yang tinggi lemak, kaya gula, dan memiliki kalori kosong, bisa menumpuk di tempat yang salah. “Anda perlu kalori ekstra yang berkualitas, bukan sekadar kalori ekstra saja.”

“Setelah memahami hal ini, timing juga patut Anda perhatikan. Anda perbedaan antara konsumsi 200 gram protein di pagi dengan malam hari, atau membaginya ke dalam lima sajian 40 gram untuk dikonsumsi sepanjang hari. Tidak percaya? Anda bisa mencobanya sendiri.”

Perlukah saya mengkonsumsi karbohidrat?

Image credit: muscleandfitness.com
Image credit: muscleandfitness.com

Pendeknya, YA. Karbohidrat penting untuk menyuplai energi dan kenaikan massa otot. “Karbohidrat mendapat reputasi buruk karena orang membaca artikel tentangnya setengah-setengah,” jelasnya.

“Perhatikan manfaatnya (energi jangka panjang untuk karbo kompleks dan energi jangka pendek untuk karbo sederhana) dan gunakan secara bijak dengan timing yang tepat.”

Berarti saya hanya boleh mengkonsumsi karbohidrat kompleks?

Image credit: t-nation.com
Image credit: t-nation.com

Tidak juga. Tipe karbohidrat mana—yang cepat atau lambat dicerna—yang mesti Anda konsumsi bergantung pada beberapa faktor. “Ini tergantung dari kapan latihan Anda dan seberapa lama dari waktu Anda mengkonsumsi karbohidrat tersebut.”

Apa lagi yang harus ada dalam diet saya?

Image credit: authoritynutrition.com
Image credit: authoritynutrition.com

Jenis makanan sehat yang harus Anda makan untuk menaikkan massa sama saja dengan makanan saat Anda ingin membentuk otot perut. Anda hanya perlu mengkonsumsinya lebih banyak dan mengurangi kardio.

“Anda membutuhkan cukup protein yang berkualitas untuk pemulihan dan mencegah pemecahan massa otot yang sudah Anda dapatkan,” jelas Peterson. “Anda juga butuh sayuran hijau untuk melancarkan sistem pencernaan, nutrisi untuk mencegah Anda sakit, serta karbohidrat kompleks untuk energi.”

Saya ektomorf. Apakah saya akan kurus selamanya?

Image credit; bodybuilding-wizard.com
Image credit; bodybuilding-wizard.com

“Makan lebih banyak, tidur lebih banyak, dan latihan lebih banyak,” katanya. “Terus tambahkan tiga komponen itu dalam keseharian Anda, maka bentuk tubuh Anda akan mengikuti.”

Prinsip yang sama juga berlaku pada endomorf. Sifat genetis bisa jadi pembatas, tapi akhirnya adalah usaha Anda untuk memenuhi latihan dan nutrisi serta tidak menyerah hanya karena kenaikan (atau penurunan) berat badan Anda memakan waktu lebih lama.

Haruskah saya mengkonsumsi suplemen penambah berat badan?

Peran Whey Protein Dalam Program Diet
Image credit: bulkreal.com

Tak ada yang salah bila Anda mengharapkan sedikit bantuan dari suplemen. Meski makanan utuh harus diutamakan, Peterson menyarankan untuk mengkonsumsi mass gainer bila diperlukan.

“Makanan alami tetap pilihan utama. Weight gainer dan suplemen adalah tambahan yang bisa digunakan bila perlu.”

Seberapa sering saya harus makan?

Image credit: healthandbeautylifestyle.com
Image credit: healthandbeautylifestyle.com

“Jawaban atas pertanyaan ini bisa bervariasi. Tapi secara pribadi, saya menganggap bahwa amannya tiga jam sekali,” sarannya. “Saya mengenal seseorang yang bangun setelah empat jam tidur untuk meminum protein shake, setelah itu tidur lagi untuk empat jam berikutnya. Saya tidak menyarankan, tapi hal ini memang mungkin dilakukan,” tandas Peterson.

Sobat Fitnes, semoga Anda cukup puas dengan jawaban-jawaban atas pertanyaan di atas. Mulai katakan selamat tinggal pada tubuh kurus Anda!