Cara Terbaik Menghindari Cidera Lutut

Cara Terbaik Menghindari Cidera LututProgramFitnes.com – Lutut merupakan salah satu sendi penting yang menunjang aktivitas kita baik di dalam maupun di luar gym. Tentunya, sangat tidak nyaman bila lutut Anda mengalami sakit atau cidera, bukan? Sayangnya, latihan angkat beban dan aktivitas fisik lainnya membuat Anda rentan terkena cidera lutut.

Nah, agar lutut Anda tidak gampang cidera, inilah beberapa cara terbaik untuk menghindari cidera pada lutut.

1Jaga Bobot Tubuh Ideal Anda

Sendi lutut dapat mengalami tekanan sampai dengan empat kali bobot Anda. Jika Anda mengangkat beban ekstra 25 kilogram, maka lutut dapat menanggung beban tambahan sampai 100 Kg!

Jadi, bila Anda mengalami kelebihan berat badan, lutut menanggung beban lebih banyak dari yang seharusnya. Dengan menjaga beban Anda pada tingkat yang ideal, beban pada lutut juga lebih ringan.

2Berikan Tubuh Anda Nutrisi yang Baik

Nutrisi yang baik bagi tubuh juga dapat menjaga kesehatan lutut Anda. Diet Mediterania atau anti-inflamasi adalah diet yang baik bagi lutut. Fokuskan untuk mengkonsumsi banyak buah, sayuran, dan protein, sekaligus minum banyak air.

3Tingkatkan Kekuatan Otot Quad dan Hamstring

Semakin kuat otot-otot di sekitar lutut, semakin besar pula tekanan yang diambil otot-otot ini dari sendi lutut Anda. Ada banyak praktisi angkat beban yang terlalu terfokus untuk membangun tubuh bagian atas dan melewatkan otot-otot kaki. Jadi, jangan malas untuk meningkatkan kekuatan otot-otot quad dan hamstring agar lutut Anda bisa menahan beban lebih banyak.

4Lakukan Pemanasan Sebelum Angkat Beban

Pemanasan yang baik sangat penting untuk mencegah cidera dan selayaknya menjadi bagian dari rutinitas latihan Anda. Lakukan pemanasan selama 5-10 menit dengan elliptical trainer, treadmil, atau sepeda statis diikuti beberapa set pemanasan dengan beban yang ringan. Langsung melakukan angkatan yang berat tanpa pemanasan sangat berisiko dan dapat menimbulkan cidera.

5Batasi Sudut Kemiringan Pada Saat Latihan Kardio

Pada latihan kardiovaskuler, semakin tinggi kemiringannya, semakin besar tingkat stres pada lutut Anda. Berlari mendaki anak tangga atau menggunakan stairmaster membuat lutut Anda menerima tekanan yang lebih besar. Kenali dulu batasan Anda. Alih-alih meningkatkan kemiringan, tingkatkan kecepatan Anda pada saat latihan kardio.

6Dengarkan tubuh Anda

Anda memang perlu mendorong diri untuk dapat melampaui batas kemampuan. Tapi, jangan lupa untuk juga mendengarkan tubuh Anda. Tentu tak ingin usaha keras Anda berujung cidera,’kan? Menambahkan beban, repetisi, atau waktu latihan harus dilakukan secara perlahan.

Sangat normal jika Anda mengalami kelelahan otot (muscle soreness) usai berolahraga. Namun, tak wajar jika yang Anda rasakan adalah sakit, bukan pegal. Jika gejala sakit muncul, jangan memaksakan diri untuk terus berlatih, datangilah dokter atau fisioterapis Anda.

7Gunakan Obat-Obatan Anti-Inflamasi Dengan Hati-Hati

Obat-obatan anti-inflamasi, baik yang memerlukan resep dokter maupun yang tidak, memang dapat membantu mengurangi rasa sakit. Tapi, efeknya hanya sementara dan mereka dapat memiliki efek samping yang berbahaya. Jadi, gunakanlah dengan hati-hati berdasarkan rekomendasi dokter Anda.

8Lakukan Pemeriksaan Fisik

Jika Anda mengalami  cidera lutut pada saat latihan, segera dapatkan pemeriksaan yang layak dari dokter lalu pertimbangkan untuk mendapatkan perawatan alternatif alih-alih langsung menggunakan obat-obatan.

Koyo bisa cukup efektif tanpa menimbulkan efek samping yang buruk bagi tubuh. Anda juga bisa memanfaatkan deker lutut yang dapat menunjang aktivitas. Terakhir, suplemen makanan seperti glukosamin sulfat dan turmeric juga mampu membantu pemulihan lutut Anda.

Seringkali kita lupa bersyukur memiliki lutut (dan bagian tubuh lainnya) yang sehat, sehingga kita lupa menjaganya dengan baik. Makanya, jagalah lutut Anda sebelum benar-benar mengalami cidera. Mencegah lebih baik dari mengobati, bukan?

BAGIKAN