Waspada Bahaya Saraf Terjepit

Waspada Bahaya Saraf TerjepitProgramFitnes.com – Saraf terjepit merupakan salah satu penyakit yang bisa menyerang siapa saja. Risiko terserang penyakit tersebut makin meningkat apabila anda mulai menginjak umur 40 tahun atau seiring bertambahnya usia. Mengapa pada usia 40 tahun penyakit dengan nama medis Hernia Nukleus Pulposus (HNP) mudah menyerang anda? mari kita bahas pada artikel kali ini.

Waspada Bahaya Saraf TerjepitTulang belakang anda tersusun oleh ruas-ruas tulang yang terhubung dengan persendian dari daerah leher sampai tulang ekor. Di antara ruas-ruas tulang tersebut terdapat bantalan dan di dalam bantalan tersebut terdapat semacam cairan yang disebut Nucleus Pulposus. Apabila cairan tersebut keluar dari bantalan yang lemah maka cairan tersebut akan masuk ke rongga tulang belakang, peristiwa inilah yang disebut dengan urat saraf terjepit karena terjadi penekanan di saraf tulang belakang dan saraf tepi.

Seiring dengan bertambahnya usia anda, biasanya cairan Nucleus Pulposus ini akan semakin berkurang. Sehingga memperbesar risiko terkena penyakit urat saraf terjepit. Apabila anda terkena penyakit ini, gejala umum yang akan timbul ialah rasa kesemutan, lembab cenderung basah pada bagian persendian, nyeri di pinggang kemudian menjalar ke paha sampai tungkai bawah. Apabila semakin parah, timbul gangguan buang air besar dan kecil, perut terasa kembung, dan yang paling fatal anda akan menderita kelumpuhan.

Apabila anda mulai merasakan gejala-gejala tersebut anda diharuskan untuk segera memeriksakannya ke rumah sakit, karena untuk mendiagnosis penyakit urat saraf terjepit harus dilakukan serangkaian tes seperti MRI (Magnetic Resonance Imaging) atau dengan tes CT Scan (Computerized Tomography Scanner).

Olahraga angkat beban dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit urat saraf terjepit, hal ini dapat terjadi apabila anda berlatih angkat beban tidak didasari dengan pengetahuan yang cukup tentang teknik yang benar dalam angkat beban. Selain olahraga angkat beban, obesitas juga memperparah penyakit ini. Meskipun penderita penyakit urat saraf terjepit ini didominasi oleh pasien berusia 40 tahun ke atas, namun bukan berarti usia muda tidak dapat terserang penyakit ini, dimana biasa disebabkan oleh trauma, seperti salah posisi pada saat bergerak melakukan sesuatu sehingga menyebabkan urat sarafnya terjepit.