Hentikan Olahraga Saat Timbul Tanda dan Gejala Ini!

Meskipun olahraga memang sangat baik untuk kesehatan namun sebaiknya segera hentikan olahraga saat tubuh mengalami sejumlah tanda dan gejala yang tidak baik. Apa saja tanda itu?

Semua orang tentu maklum bahwa manfaat olahraga untuk kesehatan sangatlah besar. Bukan hanya fungsinya untuk menjaga tubuh jauh dari penyakit, olahraga juga penting untuk membuat tubuh selalu bugar dan bersemangat dalam menjalankan berbagai aktivitas yang padat.

6 Gejala Agar Anda Tidak Melakukan Olahraga

Meskipun demikian tak jarang tubuh terasa sakit saat baru mulai menggerakkan badan. Tak jarang pula mood terasa malas untuk memulai latihan fitnes. Lantas apa yang mesti dilakukan? Berikut ini 5 gejala atau tanda yang sebaiknya menjadi alarm untuk menghentikan olahraga atau aktivitas fisik yang berat.

1.Perut Kram atau Terasa Sakit

Jika perut terasa mua atau kaku sebaiknya hindari melakukan olahraga ataupun latihan fitnes. Memaksakan diri melakukan aktivitas fisik saat kondisi perut yang sedang sakit atau sedang diare justru akan membuat semakin semakin parah, bahkan bisa menimbulkan dehidrasi.

Karena itu segera lakukan pengobatan hingga perut menjadi baik dan sehat kembali. Setelah sehat baru olahraga bisa dilakukan lagi.

2.Tubuh Terasa Tidak Nyaman

Ketidaknyamanan tubuh bisa disebabkan oleh banyak faktor. Bisa karena sedang malas, sedang tidak mood, ataupun karena gejala terserang penyakit flu atau demam. Jika tubuh yang tidak nyaman karena sekedar malas atau tidak mood bukanlah hal yang bisa menghentikan latihan fitnes anda.

Anda bisa mencobanya dengan melakukan pemanasan terlbih dahulu. Namun jika ketidaknyamanan ini karena penyakit, sebaiknya istirahatkan tubuh anda dan jangan paksanakan untuk berolah raga.

3.Badan Cepat Berkeringat

Tubuh yang berkeringat setelah berolahraga atau sehabis latihan fitnes merupakan hal yang alamiah. Gerakan fisik akan membakar energi tubuh sehingga menghasilkan keringat.

Namun jika tubuh cepat berkeringat padahal belum melakukan gerakan fisik yang berarti, sebaiknya segera hentikan latihan olahraga anda. Bisa jadi ini merupakan dampak overtraining sehingga anda perlu mengistirahat tubuh anda dengan cukup.

4.Mengalami Cedera Otot

Latihan fitnes dilakukan utamanya untuk meningkatkan masa otot dan membentuk tubuh. Namun jika otot anda mengalami cedera setelah latihan fitnes atau olahraga sebaiknya segera hentikan latihan anda. Namun jika otot hanya mengalami peradagangan ringan mungkin justru bisa akan sembuh dengan latihan atau olahraga ringan.

Namun jika kondisi cedera otot agak parah sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk memastikannya. Memaksakan melakukan latihan fisik saat otot mengalami radang justru bisa memperparah sakit anda. Tak ada salahnya mengambil waktu untuk beristirahat hingga tubuh anda kembali fit untuk melakukan latihan atau olahraga.

5.Terganggunya Siklus Haid

Untuk wanita yang siklus haidnya mengalami gangguan sebaiknya tidak melakukan latihan fitnes ataupun olahraga fisik. Bisa jadi ini merupakan gejala suatu penyakit yang sebaiknya segera dikonsultasikan kepada dokter atau pelatih fitnes anda.

Jika anda termasuk orang yang telah melakukan latihan fitnes cukup lama, siklus haid mestinya justru semakin lancar tanpa gangguan. Namun jika kondisi ini terjadi, sebaiknya evaluasi juga program training anda.

6.Terganggunya Siklus Tidur

Olahraga yang teratur ataupun latihan fitnes yang proporsional akan membuat tidur anda menjadi oleh nyenyak dan optimal. Namun jika anda mengalami gangguan tidur sebaiknya hentikan dulu latihan fitnes anda dan cobalah melakukan evaluasi. Konsultasikan dengan pelatih untuk mendapatkan nasehat yang tepat.

Itulah sejumlah tanda atau gejala yang sebaiknya diperhatikan dalam program latihan fitnes atau olahraga anda. Pastikan kondisi tubuh cukup fit dalam berlatih fitnes dan segera hentikan olahraga jika timbul tanda dan gejala seperti telah dijelaskan di atas.