Pentingnya Istirahat dalam Pembentukan Otot yang Efektif

Seberapa besar pentingnya istirahat dalam pembentukan otot? Apakah istirahat bukannya malah mmbuat otot tubuh menjadi kendur? Bagaimana frekuensi ideal antara latihan dan istirahat agar otot tubuh cepat terbentuk?

Sebagai pemula mungkin berbagai pertanyaan seperti di atas pernah muncul saat pertama mengawali latihan fitnes di pusat kebugaran. Mungkin juga jawaban terhadap pertanyaan itu juga belum tuntas anda dapat hingga saat ini sehingga anda menjadi malas-malasan melakukan latihan fitnes.

Untuk mengerjar sebuah target tak jarang kita melakukannya dengan cara yang ekstrem. Belajar siang malam hanya dilakukan saat menjelang waktu ujian semester. Begitu juga latihan olah raga tanpa henti untuk mengejar target tertentu.

Cara-cara “ngebut” semacam ternyata bukan saja akan membuat tujuan anda gagal untuk dicapai namun juga memberikan potensi bahaya lain yang sebaiknya disadari sejak dini. Salah satunya efek negatif terhadap kesehatan tubuh anda itu sendiri.

Porsi Istirahat yang Seimbang dengan Latihan Otot

Untuk memiliki bentuk otot tubuh yang ideal memang membutuhkan latihan yang serius dan disiplin. Tanpa latihan dengan porsi yang cukup akan sulit memiliki bentuk tubuh seperti yang dharapkan.

Nah, sebelum melakukan latihan fitnes sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter maupun trainer anda. Hal ini penting agar program latihan fitnes bisa dilakuan terarah dan terprogram dengan baik. Termasuk porsi latihan yang sebaiknya dilakukan maupun menyusun menu diet agar otot terbentuk secara efektif dan memberikan hasil seperti yang diharapkan.

Baca juga: Sudah Rajin Fitnes Tapi Otot Tidak Berkembang? Kenali Penyebabnya!

Namun melakukan latihan fitnes juga tidak boleh melebihi porsi yang seharusnya agar tidak mengalami overtraining. Ada sejumlah bahaya yang justru akan didapatkan jika berletih berlebihan. Seperti potensi terjadinya cedera saat latihan sehingga justru dapat mengganggu efektivitas latihan. Latihan fitnes yang berlebihan juga bisa memicu terjadinya pegal-pegal atau nyeri otot yang bisa merusak serat otot.

Begitu juga sebaliknya, waktu istirahat yang cukup setelah berlatih akan memberikan waktu bagi tubuh untuk memperbaiki jaringan dan serat otot dan memulihkan tenaga yang terkuras setelah berlatih. Keseimbangan antara waktu istirahat dan porsi latihan akan membuat otot lebih cepat terbentuk dan membuat tubuh menjadi lebih kuat.

Waktu Ideal Untuk Istirahat

Lantas berapa lama waktu istirahat dalam latihan pembentukan otot? Sebuah hasil penelitian tahun 2011 yang dimuat di Journal of Strength and Conditioning Research mengungkapkan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk mengistirahatkan otot adalah 48 jam sesudah latihan.

Penelitian lainnya juga menemukan bahwa waktu istirahat yang ideal untuk memulihkan kekuatan otot adalah selama satu hingga dua hari. Seperti dikutip dari jurnal Medicine and Science in Sports and Exercises, waktu istirahat ini juga tergantung porsi latihan yang dilakukannya.

Semakin intens dan seringnya seseorang melakukan olah raga atau latihan fitnes akan membuat otot semakin gampang dalam beradaptasi. Hal inilah yang membuat porsi istirahat untuk pemula akan lebih banyak ketimbang atlet atau olahragawan yang lebih sering melakukan latihan.

Manfaat istirahat dalam proses pembentukan otot ini sama pentingnya dengan latihan itu sendiri maupun asupan gizi. Tak sedikit pakar olahraga yang menyebut bahwa saat beristirahat akan terjadi proses pemulihan dimana tubuh akan melakukan perbaikan sel-sel otot yang rusak ataupun membuang sel-sel yang mati untuk diganti dengan sel-sel yang baru. Proses regenerasi sel-sel otot dan tubuh ini ikut menentukan keberhasilan program fitnes anda.

Tak sedikit waktu istirahat ini terlupakan akibat pekerjaan yang menumpuk atau ajakan teman sehingga anda lebih senang menghabiskan akhir pekan dengan jalan-jalan dan pulang larut malam. Tanpa memperhatikan dan memberikan kesempatan buat tubuh beristirahat, akan sulit untuk memperoleh bentuk tubuh ideal dengan hanya mengandalkan latihan saja. Itu pentingnya istirahat dalam pembentukan otot yang efektif.