Sudah Rajin Fitnes Tapi Otot Tidak Berkembang? Kenali Penyebabnya!

Mungkin tak sedikit diantara anda merasa sudah rajin fitnes tapi otot tidak berkembang juga. Ada yang mulai putus harapan sehingga latihan pun dilakukan asal-asalan. Ada juga yang masih bersemnangat dengan asumsi bahwa proses pembentukan ototnya membutuhkan waktu lebih lama.

Saat ini trend latihan fisik di pusat-pusat kebugaran makin populer dan semakin digemari. Tak hanya laki-laki saja, tak sedikit pula kaum wanita yang mengikuti dan mendaftar sebagai member di berbagai pusat kebugaran. Kenyataan ini tentunya patut disambut gembira karena memperlihatkan makin meningkatnya kesadaran orang untuk menjaga kesehatannya.

Idealnya, latihan fitnes terutama untuk membentuk otot tubuh perlu dilakukan setidaknya tiga kali seminggu. Hasil untuk memiliki bentuk tubuh yang ideal akan makin efektif jika bisa dilakukan setiap hari. Namun anjuran ini bukanlah hal yang mudah dilakukan. Apalagi padatnya kegiatan kantor, tuntutan bisnis hingga kesibukan lainnya tak jarang ikut mengganggu jadwal latihan fitnes.

Minat Olahraga yang Makin Menurun

Kegemaran orang Indonesia dalam melakukan olahraga belakangan ini ditengarai tengah menurun. Termasuk dalam melakukan latihan fisik seperti fitnes. Sejumlah penelitian menemukan menurunnya jumlah orang Indonesia yang melakukan olahraga fisik dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Kenali Jenis dan Manfaat Suplemen Fitness Sebelum Memilih

Seperti dikutip dari AIA Healthy Living Index Tahun 2018, indeks orang kita yang melakukan olahraga terus menurun sejak tahun 2016. Ada berbagai faktor yang membuat orang makin malas berolahraga fisik. Alasan terbesar, menurut riset itu, karena memerlukan banyak usaha.

Setelah itu diikuti alasan lebih memilih melakukan hal lain, karena tidak dapat dilakukan di rumah, karena memerlukan waktu untuk keluar rumah, dan karena menganggap olahraga tidak efektif.

Penyebab Otot Tidak Berkembang

Sebenarnya otot tidak berkembang meski merasa sudah rajin fitnes bisa disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya berhubungan dengan jenis otot setiap orang yang berlainan. Hal inilah yang menyebabkan ada orang yang ototnya bisa cepat berkembang dan terbentuk dan ada juga yang lambat.

Setiap orang memiliki otot yang berlainan. Otot ini pun diketahui ada dua jenis, yaitu jenis serat otot lambat atau slow twitch fibers dan serat otot cepat atau fast-twitch fibers. Jika serat otot lambat berwarna merah sedangkan yang jenis serat otot cepat berwarna putih.

Orang yang memiliki jenis otot serat lambat yang lebih dominan, maka perkembangan ototnya akan membutuhkan waktu yang lama. Sebaliknya dengan orang yang lebih dominan jenis serat otot yang cepat maka perkembangannya juga akan cepat.

Dengan adanya perbedaan jenis otot inilah yang membuat seseorang bisa cepat berkembang ototnya maupun ada juga yang lambat. Latihan fitnes denan terjadwal, mengkonsumsi makanan berdasarkan diet yang telah disusun, maupun konsumsi suplemen merupakan faktor pendukung untuk berkembangannya otot tubuh. Namun soal cepat atau lambat tetap ditentukan oleh jenis otot yang dimilikinya.

Lihat juga: Kenali Beda Nutrisi untuk Membentuk Otot dan untuk Olah Raga

Selain faktor jenis otot, faktor pengaruh yang ikut menjadi penyebab otot tidak berkembang adalag porsi latihan. Seperti telah disebutkan di awal tulisan ini, setidaknya latihan fitnes perlu dilakukan tiga kali setiap minggu. Namun porsi ini tentunya berlainan untuk setiap orang. Termasuk berbeda juga untuk laki-laki ataupun wanita.

Selain itu aktivitas kerja, kesibukan bisnis, ataupun urusan keluarga tak jarang juga ikut mengganggu jadwal yang telah dibuat. Kasus orang yang yang telah membayar mahal untuk menjadi member pusat kebugaran namun jarang melakukan latihan seringkali terjadi. Bukan hanya kesibukan yang membuat latihan tak berjalan semestinya namun tak jarang juga diwarnai dengan sikap malas atau mood.

Karena itulah jika anda ingin otot tubuh berkembang optimal sebaiknya kenali jenis otot anda sebelum mengikuti fitnes. Selain itu mengenali faktor penyebab otot tidak berkembang juga penting untuk membenahi porsi latihan yang semestinya agar hasilnya tidak mengecewakan.